Depan Bina Keluarga Balita (BKB) Desa Babakanjati : Langkah Konkret Cegah Stunting Sejak Dini

Bina Keluarga Balita (BKB) Desa Babakanjati : Langkah Konkret Cegah Stunting Sejak Dini

Babakanjati – Pemerintah Desa Babakanjati bersama Puskesmas Cigandamekar dan berbagai unsur terkait melaksanakan kegiatan Bina Keluarga Balita (BKB) dalam rangka pencegahan stunting. Kegiatan yang berlangsung pada Rabu, 28 Oktober 2026, mulai pukul 09.00 WIB, ini bertempat di Aula Kantor Desa Babakanjati, Kecamatan Cigandamekar, Kabupaten Kuningan.

Kegiatan Bina Keluarga Balita (BKB) merupakan program pemerintah yang bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran keluarga dalam mengasuh serta membesarkan anak secara optimal, khususnya pada masa golden age (0–5 tahun). Program ini menjadi salah satu upaya strategis dalam mencegah terjadinya stunting, yaitu kondisi gagal tumbuh pada anak akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang, yang berdampak pada terhambatnya perkembangan fisik dan kognitif anak.

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pihak, meliputi perwakilan dari Puskesmas Cigandamekar, Pemerintah Desa Babakanjati, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Pendamping Lokal Desa (PLD), serta ibu hamil sebagai target sasaran utama. Kehadiran para ibu hamil dalam kegiatan ini menjadi penting mengingat masa kehamilan merupakan periode kritis dalam upaya pencegahan stunting, di mana asupan gizi dan pola asuh yang baik akan sangat menentukan kondisi kesehatan dan tumbuh kembang anak di masa depan.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan penyuluhan dan pembinaan mengenai pentingnya pemenuhan gizi seimbang selama kehamilan, pola asuh anak yang benar, stimulasi perkembangan anak, serta pentingnya pemantauan tumbuh kembang anak secara rutin di posyandu. Narasumber dari Puskesmas Cigandamekar juga menyampaikan materi tentang tanda-tanda awal stunting, cara pencegahannya, serta peran aktif keluarga dalam mendukung kesehatan ibu dan anak.

Kepala Desa Babakanjati dalam sambutannya menyampaikan bahwa pencegahan stunting merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya tugas tenaga kesehatan atau pemerintah semata. Beliau menekankan pentingnya peran keluarga, khususnya ibu, dalam memastikan asupan gizi dan pola asuh yang baik bagi anak sejak dalam kandungan hingga masa pertumbuhan.

“Kegiatan Bina Keluarga Balita ini merupakan wujud nyata komitmen kita bersama dalam menekan angka stunting di Desa Babakanjati. Kami mengajak seluruh ibu hamil dan keluarga untuk aktif mengikuti pembinaan, memanfaatkan layanan posyandu, serta menerapkan pola asuh dan gizi seimbang dalam kehidupan sehari-hari. Mari kita wujudkan generasi Babakanjati yang sehat, cerdas, dan bebas stunting,” ujar Kepala Desa Babakanjati.

Sementara itu, perwakilan dari Puskesmas Cigandamekar menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini serta antusiasme para peserta. Beliau berharap kegiatan BKB dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan melibatkan seluruh unsur masyarakat, sehingga upaya pencegahan stunting dapat berjalan efektif dan menyeluruh.

Melalui kegiatan Bina Keluarga Balita ini, Pemerintah Desa Babakanjati berkomitmen untuk terus mendukung program percepatan penurunan stunting melalui berbagai kegiatan edukatif dan pemberdayaan keluarga. Diharapkan dengan sinergi antara pemerintah desa, puskesmas, BPD, PLD, dan seluruh elemen masyarakat, angka stunting di Desa Babakanjati dapat terus menurun dan generasi mendatang tumbuh sehat, kuat, serta berdaya saing.